Jarak..
Kita terpisah ratusan kilometer
jauhnya, ku kira itu hanyalah angka tak penting yang berada di antara
kita. Tapi ternyata itulah yang disebut jarak.
Kamu Tahu?
Sakitnya
jarak yang memisahkan kita membuatku selalu gelisah di tiap lelapku,
meneteskan air mata di tiap doaku. Kamu tahu? aku di sini berusaha
melawan jarak itu, aku berusaha bertahan dengan sisa-sisa cinta yang
selalu kau sakiti. Aku tersenyum, setiap kali melihat tweetmu yang
bahagia, itu artinya aku tahu bahwa kau di sana baik-baik saja dan kau
bahagia di sana. Sesaat setelahnya aku sedih, karena terkadang
tweet-tweet bahagiamu menunjukkan ada sesuatu dan aku tahu itu bukan
untukku.
Seandainya Kamu Tahu
Entah sudah berapa kali "Sekali lagi kamu kaya gini, aku pergi" yang aku langgar, selalu bisa kucoba untuk memaafkanmu dan bertahan. Entah sudah sesering apa "Iya aku maafin jangan kaya gini lagi ya?"
yang terucap dari bibirku yang penuh luka karena ku gigit tiap kali aku
berusaha menahan tangisku karenamu. Aku bertahan, entah dengan alasan
apa aku selalu bertahan dan memaafkan. Mungkin karena aku berharap suatu
saat kau dapat mengerti cintaku.... Kapankah saat itu akan datang?
karena aku tak tahu berapa lama lagi hati ini mampu menahannya.
Dari pria yang setia menunggumu.
Pria yang tak akan pernah letih untuk memaafkanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar