Terima Kasih Sayang :')
Aku Menangis...
Sebenarnya
ini bukan tentang kematianmu,bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua
yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu
yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu
itu.
Aku Ikhlas....
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah
kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam
diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi
nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku
serasa kosong melompong, hilang isi.
Dengarlah Sayang....
Kau tahu sayang, rasanya
seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. Pada
airmata yang jatuh kali ini,aku selipkan salam perpisahan panjang, pada
kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada.
Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari,bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik....
Terima Kasih Sayang :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar